10 Kunci Pendidikan Anak Menjadi Lebih Baik
tips pendidikan anak
Tips pendidikan anak

10 Kunci Pendidikan Anak Menjadi Lebih Baik

Setiap orang tua menginginkan anaknya menjadi anak yang cerdas dan terutama memiliki perilaku yang baik. Supaya anak menjadi cerdas, Anda bisa menyekolahkan si kecil ke sekolah terbaik menurut Anda. Namun, orangtua berperan besar dalam pendidikan anak khususnya di rumah. Anda bisa mengikuti 10 kunci di bawah ini supaya buah hati tumbuh menjadi pribadi yang bertingkah laku baik.

Ajarkan Keahlian Berkomunikasi

Communication Skil, atau keahlian berkomunikasi tidak hanya perlu dimiliki oleh orang dewasa. Namun, si kecil pun perlu diajarkan keahlian berkomunikasi, sehingga ia bisa memahami perkataan kita dengan baik serta bisa menyampaikan keinginannya dengan cara yang baik pula.

Komunikasi yang efektif merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi tantrum maupun perilaku yang kurang baik. Anda mulai bisa mengajarkan komunikasi ini ketika anak berada dalam kondisi yang tenang. Metode pengajarannya bisa melalui contoh maupun dongeng.

Cerdas Terhadap Waktu

Sebagai orangtua hendaknya mengetahui waktu yang terbaik ketika berinteraksi dengan si kecil. Pahami waktu kapan anak akan merasa ngantuk, maupun lapar, sehingga Anda dapat memenuhi kebutuhannya tanpa anak rewel terlebih dahulu.

Ajarkan Fleksibilitas

Tanpa kemampuan fleksibel ini, hidup akan menjadi sulit untuk Anda dan untuk buah hati Anda. Anda bisa mengajarkan anak fleksibel dengan cara sering mengajaknya mengikuti beragam aktivitas dan ke berbagai tempat.

Contoh sederhana, ajak ia buang air kecil/besar di toilet umum ketika sedang bepergian. Begitupula dengan penggunanaan moda transportasi, ajaklah ia mengenal dan mencoba beragam moda transportasi di kota Anda maupun di kota atau negara lain.

Beri Peringatan 5 Menit

Melihat buah hati asyik beraktivitas memang menyenangkan. Namun, ketika waktu beraktivitas hampir berakhir, Anda sebaiknya memberi peringatan kepada si kecil bahwa aktivitas sebentar lagi akan usai. Sehingga ia tidak kaget dan menangis. Contohnya : “5 menit lagi kita selesai berenang ya nak…”

Perhatikan Pengakhiran Aktivitas secara Alami

Ketika buah hati sedang asyik melakukan aktivitas, dan waktu beraktivitas telah usai, akhiri aktivitas tersebut secara alami tanpa paksaan atau pemberhentian tiba-tiba. Cara ini akan mengurangi terjadinya tantrum maupun berontak pada anak.

Sebagai contoh:

“Wah, seru ya permainan ini.. adek terlihat lelah, sekarang kita istirahat dulu yuk..”

Jadilah Proaktif

Apabila Anda sudah menduga bahwa suatu masalah akan terjadi, Anda bisa melakukan pencegahan sebelum masalah tersebut benar-benar terjadi. Contohnya, Anda melihat anak Anda ada gelagat akan berebut mainan dengan temannya, Anda bisa lerai terlebih dahulu.

Gunakan Kalimat Positif

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kalimat positif dibandingkan dengan pemberian hukuman merupakan cara jangka panjang untuk membuat anak Anda menjadi anak yang patuh.

Ajarkan Negosiasi

Keahlian negosiasi perlu dimiliki siapa saja termasuk Anda dan buah hati. Dengan negosiasi, hidup akan menjadi mudah dan Anda dapat terhindar dari stress. Negosiasi ini dapat Anda lakukan terhadap anak Anda.

Baca juga: Cara Membangun Hubungan Baik dengan Anak

Beri Pilihan

Berilah buah hati Anda pilihan, sederhananya ketika ia akan memakai baju, apa yang ingin ia gunakan, atau menu apa yang hendak ia makan. Memberinya pilihan berarti memberinya kepercayaan dan mengajarkannya tanggung jawab.

Ajarkan Kata ‘Tidak’

Kata ‘tidak’ bisa menjadi kata yang baik dan sehat untuk dikenalkan kepada anak. Dengan anak yang terbiasa mendengar kata ‘tidak’ akan membuatnya lebih patuh dan menjadi anak yang lebih baik. Ia pun akan paham bahwa tidak semua hal yang ia inginkan dapat segera ia dapatkan.

Dunia parenting memang sangat seru ya.. Tetaplah semangat!

Written by
Sheila Putri
Join the discussion

Navi.id

Newsletter

Dapatkan konten-konten terbaik dari kami setiap minggu nya. Aman, tanpa spam.