7 Jurus Facebook Ads

Apakah Anda sedang berencana melakukan Facebook Ads tapi belum tahu bagaimana memulainya? Atau, Anda sudah pernah melakukan aktivitas Facebook Ads. Namun, hasil belum sesuai yang diharapkan. Bahkan, return on investment-nya, alias pengembalian investasi pada iklan tidak terasa alias nihil?

Maka, simak baik-baik artikel di bawah ini, dan segera praktekkan. Jurus Facebook Ads dalam artikel ini mungkin adalah sesuatu yang sangat Anda perlukan untuk pemasaran produk dan jasa Anda.

Apakah itu Facebook Ads?

Facebook Ads merupakan fitur iklan berbayar pada aplikasi Facebook, dimana Facebook akan menayangkan iklan Anda pada jangkauan pemirsa yang lebih luas sesuai target market Anda.

Contoh sederhananya seperti iklan yang biasa kita lihat sehari-hari, yaitu iklan di TV. Perusahaan melakukan pembayaran iklan pada stasiun televisi untuk menayangkan iklannya pada penonton televisi. Disitu akan perjanjian berapa kali jumlah iklan akan ditayangkan dalam sehari, kapan waktunya, selama berapa lama, bentuk durasi iklan dan lain sebagainya.

Namun, stasiun televisi tidak dapat menjamin berapa orang yang akan membeli produk yang ditayangkan melalui tayangan iklan televisi tersebut. Begitupula dengan Facebook Ads. Facebook akan menayangkan iklan Anda sesuai perintah Anda. Kepada siapa, usia berapa, dimana, kapan, dan lain sebagainya.

Namun, Facebook pun tidak bisa menjamin berapa jumlah orang yang akan membeli produk tersebut kepada Anda. Hal mendasar inilah yang perlu Anda pahami, sehingga perlu strategi khusus supaya iklan Anda dapat menarik pemirsa untuk melihatnya, memahami dan melakukan transaksi.

Menggunakan Facebook Ads bukanlah jaminan produk Anda akan laku keras. Facebook Ads adalah tools, dan ingatlah bahwa adalah hak setiap pemirsa, baik pemirsa televisi maupun pengguna Facebook untuk melanjutkan menonton iklan, atau mengganti channel.

Iklan Anda akan muncul di Timeline pemirsa yang Anda targetkan melalui Facebook, dan merupakan hak mereka untuk scrolling dan melewatkan iklan Anda, atau… stop scroll untuk menyimak iklan Anda.

Semoga sampai disini Anda sudah memahami konsepnya.

Ya! Menjalankan Facebook Ads ialah bukan di bagaimana cara memakainya? karena hal tersebut adalah hal teknis yang mudah dipelajari. Melainkan lebih bagaimana supaya iklan saya dilirik dan lantas menjadi transaksi?

Ada 7 Jurus Facebook Ads yang Dapat Anda Lakukan yaitu sebagai berikut :

1. Tentukan Budget

Langkah pertama, rumuskan budget untuk melakukan Facebook Ads. Berapa besar budgetnya dapat Anda sesuaikan dengan target omset yang Anda canangkan. HItung budget dengan baik sehingga lebih tepat guna. Tidak berlebihan dan tidak kurang untuk melakukan aktivitas Facebook Ads.

2. Tentukan Target Pemirsa

Siapakah pangsa pasar Anda? Apa jenis kelaminnya? Apa hobinya? Apa aktivitas hariannya? Berapa Usianya? Jawab pertanyaan ini untuk merumuskan target pemirsa Anda. Bayangkan salah satu orang yang cocok sebagai target pemirsa Anda.

Apabila produknya popok bayi, siapa targetnya? Apabila produknya hijab anak, siapa target pemirsanya? Jawaban yang tepat yaitu : orangtuanya. Siapa yang sedang kita coba arahkan untuk membeli produk tersebut, dan siapa yang berdaya beli? Jelas orangtuanya.

Perlu dijabarkan lebih lanjut, orangtuanya ini yang mana? Ayah atau Ibu? Berapa usia mereka? tinggal dimana? Pertanyaan ini merupakan gambaran umum untuk Anda merumuskan target market.

Dengan mencanangkan target pemirsa dengan detail dan tepat sasaran, akan lebih mudah mengatur pemirsa pada pengaturan Facebook Ads. Lakukan riset, apa minat mereka? Apa yang mereka sukai dan tidak sukai.

3. Caption Mengundang Interaksi

Facebook Ads ketika lewat sebenarnya sama saja dengan postingan teman Facebook lainnya di timeline pemirsa yang Anda sasar. Urutan yang tampak yaitu caption, kemudian foto.

Ciptakan caption Facebook yang menggelitik, dan membuat pemirsa berhenti menggulirkan tangannya untuk membaca kalimat yang telah Anda susun. Baik lagi caption yang mengundang interaksi.

Contoh, misalnya Anda akan memberikan produk gratis untuk memancing interaksi : “Kalau dikasih gratis, kamu lebih suka hijab yang pink atau ungu?”

atau, “Sahur esok rencana akan masak apa saja bun? Coba deh panci presto ini yang akan semakin mempermudah masak sahur.”

Pembuatan caption tentu tidak ditulis begitu saja, melainkan perlu riset, dari segi bahasa yang sesuai dengan target market, serta momen yang sedang viral. Panjang atau pendek caption disesuaikan pula dengan minat dan daya baca target pemirsa Anda.

4. Desain Sampul FB Ads Eyecacthing

Jurus keempat, yaitu siapkan desain sampul FB Ads yang Eyecatching. Anda dapat pula menggunakan jurus jenis content marketing yang sukses di 2019.

Cover FB Ads ini akan muncul di bawah caption Anda pada poin 3 di atas. Bayangkan, caption menggelitik ditambah sampul yang keren dapat membuat pemirsa Anda terbelalak dan akan meng-klik sampul FB Ads Anda yang telah Anda hubungkan pada link web maupun FB Canvas Anda.

Sampul Facebook ini dapat Anda gantikan pula dengan fitur karosel pada Facebook Ads. Dengan karosel, atau tampilan foto produk yang bisa digeser-geser, Facebook Ads akan terlihat lebih hidup. Apalagi dengan desain dan tampilan foto yang mengundang untuk di-klik.

Inilah yang ditunggu-tunggu, yaitu ketika pemirsa telah masuk ke dalam materi Iklan Facebook Anda, dimana Anda dapat lebih leluasa dalam menginformasikan lebih lanjut mengenai produk dan jasa yang Anda tawarkan.

5. Copywriting Interaktif

Pada jurus keempat, sampul facebook Ads yang menarik hendaknya disisipkan link untuk masuk ke sales page yang telah Anda siapkan. Sales Page ini dapat berupa Landing Page, maupun menggunakan fitur Facebook Canvas yang telah disediakan oleh Facebook.

Gunakan kalimat promosi dengan bahasa yang dapat membuat pemirsa tertarik untuk membeli produk yang Anda tawarkan. Masukkan pula foto – foto, dan video penunjang. Kesemuanya ditata dalam page maupun canvas dengan desain yang menarik.

6. Masukkan Call to Action (CTA)

Dalam komponen sales page di poin 5, pastikan Anda telah memasukkan Call to Action (CTA), yaitu informasi kontak yang dapat di klik oleh pemirsa dan langsung tersambung kepada Anda, baik tersambung ke nomor whatsapp, google form, maupun ke alamat web.

Namun, pastikan ketika pemirsa melakukan klik pada CTA, Anda juga bisa memiliki database mereka. Tanpa mereka klik pada CTA, maka Anda tidak akan dapat menindaklanjuti dan menghubungi mereka untuk dikonversi menjadi transaksi.

Sehingga, ciptakan CTA yang akan membuat mereka segera klik. Caranya, selain desain CTA tampak jelas dan menonjol, Anda bisa memberikan ‘iming-iming’ seperti Diskon hari ini, waktu terbatas dan lain sebagainya.

7. Follow Up Lebih Lanjut

Selamat! Ketika pemirsa telah menghubungi Anda melalui informasi dari Facebook Ads, maka dapat dikatakan iklan Anda telah berhasil. Namun, tugas Anda tidak hanya berhenti disini. Masih ada tahap konversi yang perlu dilakukan, yaitu mengubah penanya menjadi pembeli.

Simpan kontak mereka dengan baik dan rapi, dimana dapat terus Anda follow up lebih lanjut, bahkan jika hari ini mereka belum jadi membeli produk Anda. Data inilah merupakan aset Anda yang berharga. Lakukan trik dan tips follow up yang tepat.

Demikian 7 Jurus Facebook Ads. Semoga bermanfaat!

Written by
Sheila Putri
Join the discussion
Navi.id

Newsletter

Dapatkan konten-konten terbaik dari kami setiap minggu nya. Aman, tanpa spam.