Cara Membuat Anak Anteng Saat Bepergian
anak anteng saat bepergian

Cara Membuat Anak Anteng Saat Bepergian

BRIEFING & ROLE PLAYING
oleh: Eti Mutia (Alumni & Tim Sharing EP)

Kemarin ada kerjaan dan keadaan memungkinkan Binar untuk dibawa. Dari jam 9.30-15.00 di lokasi Alhamdulillah Binar anteng. Sebenernya awalnya kejadian itu biasa saja menurutku sampai lemudian di akhir acara temen2 pada nanya kok anteng banget yaa nggak merengek mengganggu ibunya. Oiya yaah Alhamdulillah, bersyukuur banget dan nggak lupa mengapresiasi kebaikan adek dengan pujian efektif.

Tapi ini bukan sulap dan bukan tanpa proses atau ujung2 aja Binar menjadi begini. Ada namanya proses Briefing dan role playing untuk menyiapkan anak menghadapi sitiasi yang baru ditemuinya. Dan semakin sering melakukan ini sepertinya (berdasar pengamatanku pada anak2ku) anak smakin mudah diajak berproses briefing dan bahkan kadang sudah tanpa role play. Apakah itu briefing dan role play?

Salah satu metode pemrograman bawah sadar yang dilakukan untuk menyiapkan anak2 saat akan melakukan kegiatan yang baru pertama kali akan dilakukan. Anak2 bukan orang dewasa yang dikecilkan, acara diajak kerja, pergi ke pasar, diajak ketemu keluarga besar dll, adalah hal baru buat mereka sehingga belum ada prta mentalnya. Makanya kita buat dengan briefing dan role playing ini.

Prosesnya:

  1. Sampaikan secara detail dengan bahasa sederhana bagaimana kondisinya nanti, ketentuan2 yang ada (termasuk lamanya kegiatan dan hal apa yang penting untuk diperhatikan. “Adek nanti mau ikut ibu kerja, disana akan ada beberapa om dan tante, kalau ketemu mereka adek mau ngapain?/saliim/okeee, trus kalau ditanya nama jawabnya ap?/Binar/okee, nanti ibu akan persiapan dulu di dandanin teus ibu akan ngobrol sama tante2.”
  2. Beri contoh perilaku yg boleh atau tidak boleh. “Nah waktu ngobrol itu adek nggak bisa ngomong sama ibu atau minta dipangku ya. Naah kalau misalnya adek pengen ngomong banget adek mau kasih tanda apa ke ibu? Gini2? (ibu nunjukin mata yang digerakkan2)/nggaaa mau, adek nggak mau gitu, adek nggak mau ngomong sm ibu wktu itu/okeee, trus waktu adek nungguin ibu, adek mau ngapain dong?/mau main/mau main apa?/(trus dia memilih mainan dan menyiapkannya)/oiya ibu nyiapin ini juga buat adek (printable untuk digunting dan trassing), adek mau ngga?/mauuuuu/okee siip (bungkuus)
  3. Role playing (main pura2 di situasi itu). Ibu jadi ibu, adek jd adek dan bisa melibatkan org lain untuk peran lainnya (seperti kakak atau ayah).
  4. Menanyakan apa Binar sdh paham apa belum apa saja yang akan dia lakukan nanti.
  5. Memberikan pujian efektif jika sudah paham.

Naah seperti itu prosesnya dan Allah SWT beri hikmah Binar menjadi lebih mudah beradaptasi dengan situasi baru dan kooperatif dengan kegiatan ibu. MasyaaAllah. Tabarakallah. My Precious 💖

Makasiih hantaran ilmunya cikgu @okinaf dalam briefing dan roleplay untuk anak2 di #enlighteningparenting

Written by
Karinov
Join the discussion
Navi.id

Newsletter

Dapatkan konten-konten terbaik dari kami setiap minggu nya. Aman, tanpa spam.