Cara Ampuh Membuat Video untuk Jualan
cara membuat video jualan

Cara Ampuh Membuat Video untuk Jualan

Tak dipungkiri bahwa iklan dengan video lebih menarik perhatian calon customer untuk menonton lebih lanjut, dengan hasil mereka menjadi lebih memahami informasi mengenai produk dan jasa yang disampaikan, hingga pada akhirnya mereka memutuskan untuk membeli produk maupun memakai jasa yang ditawarkan melalui video tersebut.

Sebelum membuat video, sebaiknya Anda menentukan keputusan yang sangat penting, yaitu : Apa tujuan dari penyajian video ini?

Alasan Perlunya Video

Setidaknya, ada 4 alasan mengapa Anda harus mengkreasikan video untuk penjualan Anda, yaitu sebagai berikut :

1. Membangun Jumlah Pengunjung Website / Media Sosial

Video yang memukau merupakan kesempatan istimewa untuk membuat pemirsa mengunjungi website maupun media sosial Anda. Hal ini dapat Anda manfaatkan lebih lanjut untuk membuat mereka melakukan transaksi.

2. Memperoleh Leads

Salah satu kunci untuk meningkatkan omset ialah dengan meningkatkan leads, yaitu pemirsa yang tertarik pada produk kita dan telah melakukan aksi untuk menghubungi kita. Dengan leads yang hadir dapat segera Anda tindak lanjuti untuk mengubahnya menjadi konversi penjualan.

Arahkan mereka untuk berlangganan channel youtube Anda, atau ajak mereka untuk mengisi formulir sehingga mereka dapat menerima video berikutnya maupun memperoleh benefit yang Anda tawarkan. Hal ini adalah leads yang merupakan aset bagi bisnis Anda.

3. Membangun brand Anda

Video yang berkualitas, serta memiliki tingkat engagement yang tinggi, dapat membangun brand Anda. Selipkan pula informasi atau alamat website serta media sosial yang akan semakin membuat pemirsa mengingat brand Anda.

4. Membuat penjualan secara langsung

Video yang menggugah calon pembeli untuk segera melakukan pembelian hendaknya Anda cantumkan Call to Action (CTA), atau link yang mengarah langsung untuk melakukan transaksi penjualan.

Tips : Durasi ideal untuk video YouTube yaitu 3 menit. Namun apabila video Anda membutuhkan durasi yang lebih panjang, seperti video training, tutorial dan semacamnya, pastikan Anda telah mencantumkan Call to Action (CTA) setiap 3 menit sekali.

7 Langkah Pemformatan Video

Ikuti 7 langkah pemformatan Video ini untuk hasil yang lebih efektif.

1. Intro & Branding

Di bagian pembuka video, informasikan kepada pemirsa siapa diri Anda, atau apa brand Anda serta selipkan pula informasi alamat media sosial yang bisa dihubungi oleh pemirsa.

2. Sebutkan Apa yang Ada pada Video

Segera setelah intro, jelaskan 2 hal berikut kepada pemirsa :

  • Alasan pemirsa harus menonton video ini
  • DURASI video, atau berapa lama waktu video ini selesai

3. Beri Nilai Lebih

Video di YouTube merupakan tempat yang tepat untuk Anda menjelaskan konsep. Masukkan informasi pada pemirsa sebagaimana judul video yang Anda cantumkan.

4. Rekap dengan Kesimpulan

Pada bagian ini, Anda bisa mengatakan apa yang telah Anda sampaikan sebelumnya. Contohnya : “Hari ini kita telah belajar membuat Facebook Ads dan cara kerjanya…”

5. Tambahkan Saran

Sarankan pemirsa Anda berdasarkan informasi yang Anda sampaikan melalui video. Saran ini bisa berisi rekomendasi, dorongan, maupun peringatan. Anda juga dapat memberikan formulir supaya pemirsa Anda bisa mendapatkan saran yang membangun.

6. Call to Action (CTA)

Ini adalah hal yang wajib dicantumkan video Anda, untuk mengarahkan pemirsa mengunjungi web Anda, subscribe channel YouTube, maupun melakukan transaksi pembelian.

7. Drag di Akhir Video

Setelah Anda mencantumkan CTA pada video, biarkan video Anda berhenti sejenak dan tampilkan panah yang menunjuk pada link web yang Anda promosikan. Arahkan pemirsa untuk mengunjungi web Anda dan melakukan transaksi disana.

Semoga petunjuk di atas bermanfaat!

Written by
Sheila Putri
Join the discussion

Navi.id

Newsletter

Dapatkan konten-konten terbaik dari kami setiap minggu nya. Aman, tanpa spam.