Logo perusahaan yang kuat dapat melekat erat dalam ingatan konsumennya, bahkan jika hanya berbentuk inisial satu huruf sekalipun. Dengan desain logo yang memiliki tingkat persuasi tinggi, tentunya akan menjadi keunggulan tersendiri bagi perusahaan Anda.

Ikuti 10 pedoman berikut untuk membuat logo perusahaan yang bisa mempengaruhi konsumen Anda.

Ciptakan Bentuk yang Familiar

Ciptakan desain logo yang unik, serta mampu menarik perhatian calon konsumen. Bentuk yang familiar dengan sentuhan kreativitas akan menjadikan logo Anda senantiasa diingat konsumen.

Contohnya logo Univeler, yang sejatinya hanya berbentuk huruf U. Namun, siapapun yang melihat akan langsung mengenali bentuk tersebut sebagai logo Unilever.

Campur dengan Personaliti Brand

Pilih gaya logo yang mencerminkan personality brand Anda, serta sesuai dengan tipe bisnis juga pangsa pasar perusahaan Anda. Apabila brand Anda khusus menyediakan kebutuhan wanita, maka buatlah logo yang mencerminkan sisi feminitas. Termasuk menunjukkan produk yang Anda sajikan.

Misalnya saja, logo siluet rambut panjang wanita yang menunjukkan Anda menyediakan jasa penata rambut, dibandingkan dengan logo siluet gaun wanita yang menunjukkan Anda adalah penyedia produk fashion wanita.

Lakukan Pengujian

Buatlah gambaran kasar desain logo dalm bentuk beraneka ragam sketsa, untuk memperoleh hasil yang sempurna. Lakukan berulang kali penggambaran sketsa, termasuk melakukan riset desain logo yang akan diminati oleh pangsa pasar Anda.

Pastikan Efektif

Pastikan desain logo diciptakan sesederhana mungkin, sehingga ketika konsumen melihat logo langsung bisa memahami jenis produk maupun jasa yang Anda sediakan. Contohnya untuk bisnis laundry, logonya berupa gantungan baju. Bisnis kuliner, logo dapat berupa tudung saji, atau bahkan menu utama makanan tersebut.

Jaga Keseimbangan yang Sempurna

Pastikan desain serta grafis yang Anda tampilkan dalam logo memiliki keseimbangan yang sempurna. Dalam artian komposisinya sesuai, nyaman dilihat, tidak berat sebelah serta pemilihan kombinasi warna yang pas.

Pikirkan Ukuran

Desain logo Anda harus bisa terbaca dari berbagai ukuran, baik ketika diperkecil maupun diperbesar.

Pemilihan Warna

Warna yang Anda pilih menunjukkan sifat dari brand Anda, termasuk dalam pemilihan kombinasi warna. Pastikan Anda telah melakukan pemilihan warna secara tepat yang sesuai dengan karakter brand Anda. Perhatikan pula kombinasi warnanya apakah sudah seimbang, dan cocok dipadukan dengan jenis font serta grafis logo Anda.

Perhatikan Efek pada Logo

Hindarkan efek yang berlebihan pada desain logo Anda. Jangan pernah berikan efek yang berlebihan pada logo Anda. Seminimal mungkin efek lebih baik.

Contoh logo yang sederhana tapi sangat memikat yaitu logo Nike, yang mana logonya berupa garis seperti centang yang membentuk senyum. Namun, para konsumen sangat bangga ketika membeli dan mengenakan produknya.

Ciptakan Nilai Anda

Cobalah menjadi berbeda dan tambahkan inovasi pada desain logo Anda. Ciptakan desain logo yang unik serta mudah diingat calon konsumen.

Jika perusahaan Anda memiliki nilai untuk menjaga keseimbangan alam, maka Anda dapat pula mencantumkan desain berkaitan dengan alam dan hijau dedaunan.

Gunakan Jenis Huruf yang Custom

Pilih jenis huruf yang unik, dan custom bahkan jika perlu buat jenis huruf sendiri. Cara ini akan menjadikan logo Anda terngiang di benak pemirsa. Ketika melihat logo Anda, akan senantiasa terbayang produk dan jasa Anda yang spesial.

Logo yang kita lihat sehari-hari tampaknya sederhana. Namun, rupanya diperlukan penelitian lebih juga effort lebih bagi sebuah brand untuk menciptakan logo yang dapat mempengaruhi pelanggan. Logo yang kuat, berkarakter akan lebih mudah diingat dan membuat konsumen merasa bangga ketika mengenakannya.