Tahun 2019 Pemerintah Akan Rekrut P3K ASN 2019
Tahun 2019 Pemerintah Akan Rekrut P3K ASN 2019
Rekrut P3K ASN 2019

Tahun 2019 Pemerintah Akan Rekrut P3K ASN 2019

Ya, rekrutmen P3K ASN 2019 akan segera dimulai, dimana dalam siaran pers-nya BKN telah menyampaikan bahwasannya rekrutmen P3K 2019 (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) pada tahapan 1 ini akan segera dibuka. Kebutuhan terhadap ASN (Aparatur Sipilih Negara) tersebut menjadi dasar yang pada akhirnya mendesak dan menjadi prioritas pemerintah untuk diselenggarakannya rekrutmen P3K 2019 ini.

Sistem pendaftarannya nanti akan dilakukan secara terintegrasi langsung lewat portal nasional SSCASN (Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara pada laman https://sscasn.bkn.go.id. Lalu untuk proses seleksinya sendiri akan menggunakan sistem seleksi CAT (Computer Assisted Test) ujian nasional yang berbasis komputer oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan.

Tahun 2019 Pemerintah Akan Rekrut P3K ASN 2019

Tahun 2019 Pemerintah Akan Rekrut P3K ASN 2019

Di tahun ini pemerintah dikabarkan akan lakukan rekrutmen P3K. Tidak hanya itu saja, di tahun ini juga pemerintah berencana membuka kembali penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil). Dimana berdasarkan PP (Peraturan Pemerintah) No 49, bahwa manajem PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) telah membuka peluang bagi kalangan profesional, diaspora, dan eks tenaga honorer untuk menjadi ASN. Syafruddin selaku Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengatakan bahwa PPPK nanti bisa mengisi JF (Jabatan Fungsional) dan JPT (Jabatan Pimpinan Tinggi) tertentu, sesuai dengan kompetensi masing – masing.

Selain hal tersebut, ia juga berharap lewat kebijakan tersebut agar diaspora yang ada di luar negeri nanti bisa kembali lagi ke Indonesia, dan berkesempatan pula untuk membangun bangsa dengan ilmu yang dimilikinya tersebut. Bahkan PPPK juga bisa menjadi tempat bagi para honorer yang sudah mengabdi kepada negara selama puluhan tahun, misalnya saja dengan mempertimbangkan kualifikasi juga kompetensi yang dimilikinya.

Berbicara tentang eks tenaga honorer sendiri, Mentri PANB yang bernama Syafruddin menegaskan bahwa akan segera diprioritaskan, khususnya bagi guru pendidik, tenaga kesehatan, juga penyuluh pertanian. Tetapi demikian tak berarti eks tenaga honorer bisa serta merta menjadi PPPK. Ia bahkan juga menyebutkan bahwasannya PP telah tetapkan batasan pelamar PPPK terendaah, yakni 20 tahun dan yang paling tinggi 1 tahun sebelum batas usia jabatan tertentu. Contohnya saja, untuk tenaga guru pendidik yang batasan usia pensiunnya 60 tahun, itu artinya bisa dilamar oleh WNI (Warga Negara Indonesia) baik profesional, diaspora atau honorer yang berusia 59 tahun. Demikian pula untuk jabatan yang lainnya.

Sesuai Undang Undang No 5 2014 mengenai ASN, rekrutmen PPK ini juga melalui seleksi yang ketat. Setidaknya nanti akan ada 2 tahap seleksi, yakni seleksi administrasi dan kompetensi. Pelamar yang sudah dinyatakan lulus seleksi pengadaan PPPK harus diikuti wawancara guna menilai integritas serta moralitas sebagai bahan penetapan hasil seleksi. Sementara itu untuk pelamar JPT utama tertentu juga JPT madya tertentu yang lulus seleksi pengadaan PPPK, tidak hanya harus mengikuti wawancara untuk menilai integritas dan moralitas, akan tetapi juga penting sekali untuk mempertimbangkan masukan masyarakat sebagai bahan penetapan hasil seleksi.

Penting pula untuk diketahui bahwa dalam PP juga telah disebutkan bahwa tiap ASN yang berstatus PPPK mendapatkan hak dan fasilitas yang sama dengan PNS. PPPK punya kewajiban dan hak yang sama dengan ASN berstatus PNS. Kecuali untuk jaminan pensiun, PPPK mendapat perlindungan berupa jaminan hari tua, kecelakaan kerja, kesehatan, kematian, dan bantuan hukum.

Demikianlah informasi yang bisa kami bagikan tentang tahun 2019 pemerintah akan rekrut P3K ASN 2019. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Written by
Autobild Rental
Join the discussion

Navi.id

Newsletter

Dapatkan konten-konten terbaik dari kami setiap minggu nya. Aman, tanpa spam.