Mengenal 5 Tempat Paling Bersejarah di Kota Jakarta
kota bersejarah jakarta
Kota bersejarah di Jakarta

Mengenal 5 Tempat Paling Bersejarah di Kota Jakarta

Jakarta merupakan ibukota negara yang mempunyai sejarah yang panjang. Kota ini sudah ada sejak tahun 1527 dan memiliki banyak peninggalan sejarah serta masih berdiri kokoh hingga sekarang.

Modernisasi di Jakarta tidak membuat bangunan bersejarah turun pamor. Malah justru sebaliknya, bangunan bersejarah tersebut dibuat sedemikian rupa untuk menarik perhatian dari para pengunjung. Hal itu semua dilakukan tentu saja tanpa meninggalkan sisi sejarahnya.

Tempat Bersejarah di Jakarta Wajib Anda Ketahui

Kota Jakarta identik dengan gedung-gedung pencakar langit. Selain itu juga terdapat bangunan tua yang masih bertahan hingga saat ini. Sejarah kota Jakarta memang sangat panjang, mulai dari zaman Hindia Belanda sampai sekarang.

Seiring perkembangan zaman, ibukota negara ini terus dilakukan pembenahan. Namun, gedung-gedung tua yang memiliki banyak sejarah masih eksis meskipun berubah fungsi.

1. Monumen Nasional

Monumen Nasional atau Monas adalah tempat bersejarah yang menjadi simbol Jakarta dan Indonesia. Pada saat musim liburan, Monas banyak diserbu oleh pengunjung, baik dari Jakarta maupun luar Jakarta.

Di area Monas banyak terdapat fasilitas rekreasi. Misalnya saja di pelataran puncak Monas dapat memanjakan pengunjung dengan menikmati pemandangan Jakarta melalui teropong. Selain itu, terdapat 51 diorama yang menceritakan sejarah Indonesia, mulai dari zaman pra sejarah, kerajaan, kolonial hingga sekarang ini. Biaya masuk monumen ini pun terbilang sangat murah sekali.

Bangunan yang memiliki ketinggian 132 meter ini dibangun pada masa pemerintahan presiden Soekarno pada 17 Agustus 1961. Arsitek dari bangunan tersebut adalah Frederich silaban dan R.M. Soedarsono. Kemudian Monas selesai dibangun dan diresmikan pada tanggal 12 Juli 1975.

2. Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala merupakan salah satu tempat bersejarah yang masih ramai pengunjung di Jakarta Selatan. Pada zaman dahulu, museum ini merupakan tempat tinggal dari istri presiden pertama Soekarno yakni Ratna Sari Dewi. Rumah ini merupakan tempat persemayaman terakhir dari presiden Soekarno sebelum dimakamkan di kota Blitar.

Saat presiden Soeharto berkuasa pada tahun 1971, rumah tersebut resmi dijadikan sebagai Museum Satria Mandala. Kemudian fungsinya dialihkan sebagai pusat sejarah TNI. Museum ini beralamat di jl. Jendral Gatot Subroto No. 14, Kuningan Barat, Jakarta Selatan.

3. Museum Fatahillah

Museum ini mempunyai bangunan yang sama sekali belum dirombak sejak pertama dibangun pada masa kolonial Belanda. Sehingga, nuansa nostalgia sangat kental sekali.

Museum Fatahillah dibangun oleh Jenderal Jan Pieterszoon Coen tahun 1620. Museum ini mempunyai 23.500 benda bersejarah yang berbeda-beda dari periodenya.

Lihat juga: Museum Fatahillah, awal Sejarah Jakarta Bermula

4. Kota Tua

Kota Tua merupakan obyek wisata bersejarah di Jakarta yang sangat menarik. Di kota ini terdapat banyak tempat rekreasi yang bisa dikunjungi. Misalnya saja, Museum Fatahillah, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang serta Toko Merah. Kota tua ini beralamat di Jl. Pinagsian, Taman Sari, Jakarta Barat.

5. Museum Kebangkitan Nasional

Pada zaman dahulu, museum ini merupakan bangunan sekolah kedokteran pada masa kolonial Belanda. Mempunyai nama Scholl tot Opleding van Inlandsche Arsten atau STOVIA. Pada tahun 1902, tempat ini diresmikan.

Gedung ini terdapat beberapa diorama sebagai koleksi museum di dalamnya. Diantaranya adalah guru STOVIA, pelajar STOVIA dan juga diorama tentang Kartini.

Tempat-tempat bersejarah di atas dapat anda jadikan sebagai alternatif tujuan wisata. Selain berlibur, anda juga dapat menambah wawasan sejarah Indonesia.

Written by
Karinov
Join the discussion

Navi.id

Newsletter

Dapatkan konten-konten terbaik dari kami setiap minggu nya. Aman, tanpa spam.