Connect with us

Hi, what are you looking for?

Travelling

Turtle Island Bali : Wisata Edukasi Penyu

Mom, Anda yang membawa anak-anak untuk berlibur, bisa berkunjung ke Turtle Island Bali. Lokasi tepatnya di Pulau Serangan. Sebenarnya, masih ada lagi tempat penangkaran penyu yang lain, yaitu di Tanjung Benoa.Namun, kali ini saya akan memberi informasi/ulasan mengenai tempat konservasi penyu yang berada di Pulau Serangan.

Memang, apa bedanya diantara kedua tempat itu? Perbedaannya hanya jika Anda mengunjungi Turtle Island Bali Tanjung Benoa, akan ada satwa lain yang dipertontonkan. Sedangkan di Pulau Serangan, pengelola berfokus pada penyu saja.

Mengenal Turtle Island Bali (TCEC Serangan)

konservasi penyu di bali

TCEC atau Turtle Conservation and Educational Center Pulau Serangan ini didirikan mulai tahun 2006 dan sudah didukung penuh oleh WWF (World Wildlife Fund). Jadi, tempat konservasi ini sepenuhnya memang dikelola oleh pemerintah dan para pekerja lokal ataupun volunteer dari luar Bali, bahkan orang asing yang menetap atau sedang berlibur di Bali.

Tidak hanya menjadi tempat konservasi saja, namun TCEC juga membantu proses penetasan telur penyu, yang kemudian nantinya akan dikembalikan lagi ke alam bebas ketika sudah siap. Bahkan, para pengunjung juga bisa mengadopsi bayi penyu (tapi tidak untuk dibawa pulang).

Cara ke Turtle Island Bali (TCEC Serangan)

Untuk tiba di tempat konservasi penyu di Pulau Serangan, rute yang ditempuh tidak terlalu sulit. Disini, saya akan memberikan dua rute, yaitu dari arah Kuta Utara (Pantai Kuta/Bandara), dan dari Kuta Selatan (Jimbaran).

1. Menuju Konservasi Penyu dari Kuta Utara

  • Jika Anda berasal dari Bandara ataupun wilayah Kuta Utara, Anda bisa mencari Jalan Bypass Ngurah Rai – kemudian cari penunjuk jalan menuju Pulau Serangan.
  • Mempunyai karu e-toll? Anda juga bisa menggunakan jalur jalan Bali Mandala Toll, kemudian keluar di jalur Pulau Serangan.
  • Setelah tiba di Pulau Serangan, akan ada pertigaan, ambil ke arah kanan, ikuti jalan hingga tiba di TCEC Serangan.

2. Menuju Konservasi Penyu dari Kuta Selatan

  • Jika Anda tinggal di daerah Jimbaran atau Uluwatu, masuk ke Jalan Bypass Ngurah Rai – lurus terus hingga ada petunjuk jalan menuju Pulau Serangan. Anda juga bisa menggunakan lajur Bali Mandala Toll jika mempunyai e-toll.
  • Setelah tiba di pertigaan Pulau Serangan, ambil ke arah kanan, dan ikuti jalan menuju TCEC Serangan.

Harga Tiket Masuk ke Turtle Island TCEC Serangan

Untuk harga tiket masuk, Anda hanya akan dikenakan biaya Rp 5.000,- per orangnya. Akan tersedia kotak donasi yang disiapkan oleh pihak TCEC jika Anda ingin ikut membiayai tempat konservasi ini. Anda juga akan dipatok biaya parkir Rp 2.000,- untuk motor dan Rp 5.000,- untuk mobil.

Tapi ingat, karena harga sifatnya itu fleksibel, jadi mungkin saja ada perubahan-perubahan harga yang terkait dengan kebijakan yang diberlakukan oleh TCEC.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

daya tarik turtle island bali

1. Edukasi singkat mengenai penyu

Ketika tiba di tempat ini, Anda akan disambut oleh para staf yang bertugas. Karena yang datang tidak hanya turis lokal saja, mereka juga fasih berbahasa Inggris loh!

Awalnya, para staf akan memberi penjelasan singkat mengenai spot-spot penangkaran penyu yang ada di TCEC. Kemudian, mereka akan menjelaskan berbagai hal mengenai penyu, dari mulai bagaimana penyu itu lahir hingga jenis-jenis penyu yang ada.

Terdapat juga papan informasi mengenai siklus hidup penyu secara lengkap menggunakan dua bahasa (bahasa Inggris dan bahasa Indonesia). Tempat ini sangat cocok untuk Anda yang membawa anak-anak, karena bisa bermain sekaligus mendapat edukasi singkat mengenai penyu.

2. Mengadopsi penyu

Penyu adalah hewan yang dilindungi dan ilegal jika dipelihara di rumah. Anda yang memelihara penyu, bisa-bisa masuk penjara dan mendapatkan denda. Lalu, apa yang dimaksud dengan mengadopsi penyu disini?

Pada akhirnya, penyu yang ada di konservasi ini akan dikembalikan ke alam liar jika sudah dewasa. Namun, Anda yang menyukai penyu, bisa mengadopsinya hingga penyu tersebut dibebaskan. Namun adopsi disini bukan berarti Anda bisa membawanya pulang, penyu yang diadopsi tetap berada di tempat konservasi.

Sebagai tanda mengadopsinya, Anda akan diberi sertifikat adopsi langsung dari TCEC dan WWF. Sebagai kenang-kenangan, Anda juga bisa memberikan nama pada penyu tersebut. Ketika waktu pembebasan penyu telah tiba, Anda akan diajak ke pesisir pantai untuk melepaskan penyu yang diadopsi.

Tidak ada waktu untuk ikut melepaskan penyu tersebut? Tenang saja, pihak TCEC akan memberikan video dokumentasi sebagai bukti dan kenang-kenangan. Menarik bukan?

3. Melihat telur penyu yang menetas

Menurut saya, ini adalah hal yang paling menarik ketika berkunjung ke TCEC Serangan Turtle Island Bali. Pengunjung secara langsung bisa melihat penetasan telur penyu. Bahkan, Anda juga bisa membantu para staf untuk mengeluarkan bayi penyu yang sudah menetas di tempat penetasan (telur penyu ditimbun pada tanah yang sudah disiapkan).

Tenang saja, staf konservasi penyu yang ramah ini juga sudah mempersiapkan sarung tangan khusus yang bisa Anda gunakan untuk memindahkan bayi penyu didalam tanah. Menarik bukan?

4. Melihat pertumbuhan penyu dari bayi hingga besar

Setelah melihat bagaimana bayi penyu menetas dari telur, Anda juga bisa melihat penyu kecil yang berenang pada bak yang sudah disediakan. Terdapat beberapa bak yang dibedakan dengan ukuran penyu, dari yang kecil hingga yang sudah besar.

Anda juga bisa berfoto bersama penyu-penyu kecil. Tersedia jaring kecil dimana Anda bisa bermain dengan penyu dan berfoto. Tapi ingat, cuci tangan terlebih dahulu ya!

5. Membeli souvenir

Ingin membeli souvenir yang berkaitan dengan penyu? Tentu saja bisa! Tersedia toko souvenir dengan harga yang terjangkau. Tersedia pahatan kayu berbentuk penyu, gantungan kunci, dan lain-lain. Toko souvenir ini terletak langsung didalam kawasan konservasi.

6. Tersedia ruang auditorium untuk menonton film

Ruangan ini biasanya dipakai untuk memutar film edukasi mengenai penyu dan sejarah tempat konservasi penyu tersebut. Biasanya, pemutaran film dilakukan ketika ada rombongan anak-anak dari TK atau SD yang berkunjung.

Berdasarkan berbagai aktivitas yang sudah dijelaskan diatas, bisa disimpulkan bahwa Turtle Island Konservasi Penyu di Pulau Serangan ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama anak-anak. Tunggu apalagi mom? segera ajak si kecil bermain di tempat wisata edukasi ini!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Akademik

Sebelum kami akan menginformasikan kepada Anda tentang isi naskah Dwi Darma, Dasa Darma, Tri Satya, dan Dwi Satya, penting untuk Anda tahu terlebih dulu...

Akademik

Pada dasarnya baik itu Silabus dan RPP PJOK SD (Sekolah Dasar) untuk kelas 1 – 6 ini adalah perangkat terbaru yang akan kami bahas...

Akademik

Acara perpisahan sekolah sudah didepan mata nih, pastinya Anda butuh yang namanya contoh susunan acara perpisahan sekolah terbaru 2019. Dengan begitu Anda akan lebih...

Akademik

Informasi ini disampaikan oleh: LP3I Kampus Siap Kerja Ujian nasional adalah suatu kegiatan dari sekolah yang memang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik di...